Tempat ngumpul kamu-kamu
  Puisi
 

Dengan puisi....

 Dengan puisi aku bernyanyi sampai senja umurku nanti 
Dengan puisi aku bercinta berbatas cakrawala 
Dengan puisi aku mengenang keabadian yang akan datang 
Dengan puisi aku menangis jarum waktu bila kejar mengiri 
Dengan puisi aku memutih nafas jalan yang busuk 
Dengan puisi aku berdoa perkenankanlah kiranya 

dia bukan untukku 

mungkin dia memang bukan untukku 
mungkin dia takkan lagi datang padaku 
semua sudahlah nyata 
dia memang tak mungkin lagi untukku 
dia tlah berdua 
penantianku sia sia 
aku tak pantas merindunya 
karna aku tak lagi memilikinya 
dia bukan siapa siapaku 
aku tak pantas cemburu 
aku hanyalah cermin dalam hatinya 
yang takkan pernah disayanginya 
aku harus bisa...... 
merelakannya dia untuk yang lain 
aku harus bisa menerima 
kenyataan,bahwa dia bukan untukku 

“DALAM KELELAHAN” 

Penat… ku tempuh ini… 
Meski tersendat 
Terkukung di resapnya lelah 
Ku nikmati saja rasa galau ini 
Menerpa jiwa sunyiku 
Menyesak telungkup hatiku 
Aku benar-benar lelah Tanpa kecuali… 
Menyela jadi akar-akar nadi 
Berselubung asa ku pinta 
Malam tak kunjung reda 
Menabuh suara kesunyian 
Aku penat… aku lelah… 
Aku tak ingin apapun 
Aku hanya ingin diam sejenak tanpa sebuah kata..

 
 
  Today, there have been 5 visitorson this page!  
 
This website was created for free with Own-Free-Website.com. Would you also like to have your own website?
Sign up for free